APA ITU KREDIT PAJAK ?

Untuk memahami apa yang dimaksud dengan Kredit Pajak, maka cara yang paling akurat adalah dengan melihat definisi yang diberikan oleh Undang-Undang melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 Tentang KETENTUAN UMUM TATA CARA PERPAJAKAN.

Dalam Undang-Undang tersebut, definisi yang diberikan untuk Kredit Pajak dapat ditemukan pada Pasal (1) huruf q yang berbunyi:

“Kredit Pajak adalah jumlah pembayaran pajak yang dibayar oleh Wajib Pajak sendiri, setelah ditambah dengan pajak yang dipotong atau dipungut oleh pihak lain dan dikurangkan dari seluruh pajak yang terutang termasuk apabila ada jumlah pajak atas penghasilan yang terutang diluar negeri”

Dari definisi yang terlah diberikan diatas, dapat dimengerti bahwa yang dimaksud dengan kredit pajak adalah jumlah akhir yang harus dilunasi oleh Wajib Pajak pada tahun pajak setelah dikurangi dengan segala pembayaran pajak yang telah dilakukan oleh Wajib Pajak pada tahun pajak yang sama.

Jenis- Jenis Kredit Pajak

Berdasarkan Pasal 28 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 Tentang Pajak Penghasilan yang perubahan terakhirnya adalah Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008, dijelaskan bahwa ada beberapa jenis Kredit Pajak yang diakui sebagaimana disebutkan dibawah ini:

“Bagi Wajib Pajak dalam negeri, pajak yang terhutang untuk seluruh tahun pajak menurut Undang-undang ini, dikurangi dengan kredit pajak berupa :

  1. pemotongan pajak atas penghasilan dari pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21;
  2. pemungutan pajak atas penghasilan dari usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22;
  3. pemotongan pajak atas penghasilan berupa bunga dividen, royalti, sewa, dan imbalan lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23;
  4. pajak yang dibayar atau terhutang di luar negeri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24;
  5. pembayaran yang dilakukan oleh Wajib Pajak sendiri untuk tahun pajak yang bersangkutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25.”

Jika jumlah pajak terutang untuk satu tahun pajak tertentu ternyata lebih kecil dari jumlah Kredit Pajak sebagaimana dijelaskan diatas, maka kelebihan pembayaran tersebut akan dikembalikan. Hal ini akan dibahas lebih lanjut pada artikel lain pada Sipajak.

Kembali

 

Artikel Terkait


  • Author Name

    Sed do eiusmod tempor incididunt

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt. READ MORE


  • Author Name

    Sed do eiusmod tempor incididunt

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt. READ MORE


  • Author Name

    Sed do eiusmod tempor incididunt

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt. READ MORE


  • Author Name

    Sed do eiusmod tempor incididunt

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt. READ MORE


  • Author Name

    Sed do eiusmod tempor incididunt

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt. READ MORE


  • Author Name

    Sed do eiusmod tempor incididunt

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt. READ MORE


  • Author Name

    Sed do eiusmod tempor incididunt

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt. READ MORE

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •