E-Regristrasi OP Badan: Pengertian, Tutorial Penggunaan Aplikasi E-Regristrasi OP Badan DJP

E-REGRISTRASI OP BADAN

Apa Itu E-Regristrasi OP Badan ?

Formulir pendaftaran NPWP badan merupakan dokumen yang wajib Anda isi ketika Anda ingin membuat NPWP untuk perusahaan Anda. Anda tentu sudah tidak asing dengan istilah NPWP, bukan? Dalam hal membangun sebuah perusahaan, Anda wajib untuk memiliki NPWP badan apabila perusahaan Anda sudah memenuhi syarat dan ketentuan UU yang berlaku perihal perpajakan.

Syarat Mendaftar NPWP Badan

Seperti yang sudah Anda pahami, NPWP merupakan nomor yang diberikan kepada wajib pajak yang berguna untuk menuntaskan hak dan kewajiban perpajakannya. Selain berguna untuk urusan perpajakan, NPWP yang notabene adalah identitas wajib pajak ini juga berfungsi sebagai syarat dari sejumlah pelayanan umum yang tersedia di Indonesia.

Cara Membuat NPWP Badan

Sesuai dengan perkembangan zaman, teknologi kini pun sudah semakin mumpuni. Misalnya saja cara membuat NPWP badan yang sudah bisa Anda lakukan melalui jalur online. langkah- langkahnya berikut dibawah ini:

  1. Kunjungi situs www.pajak.go.id Pilih menu sistem e-Registration. Jika sebelumnya Anda belum sempat mendaftar, maka daftarkan diri Anda terlebih dahulu untuk mendapatkan akun Anda dengan klik “daftar”. Jika sudah memasukan identitas dan password, klik “save”.

  2. Selanjutnya aktivasi akun Anda dengan membuka inbox dari email yang Anda gunakan untuk mendaftar sebelumnya. Buka email yang Anda terima dari Dirjen Pajak dan ikuti petunjuk-petunjuk yang tertera dalam email tersebut untuk melakukan aktivasi.

  3. Kini saatnya isi formulir pendaftaran. Caranya, masuk ke sistem e-Registration dengan cara masukan alamat email dan password yang Anda gunakan sebelumnya atau silakan klik tautan yang tersedia pada email kedua dari Dirjen Pajak. Jika Anda sudah berhasil login, Anda akan menuju halaman Registrasi Data Wajib Pajak untuk memulai proses pembuatan NPWP dengan cara mengisi semua data dengan benar dan teliti. Jika Anda melakukannya dengan baik, maka akan muncul surat keterangan terdaftar sementara.

  4. Selanjutnya, kirimkan formulir pendaftaran dengan pilih “daftar”. Maka secara otomatis Anda telah mengirim formulir registrasi wajib pajak secara online ke KPP tempat wajib pajak terdaftar.

  5. Kemudian, ada beberapa dokumen yang perlu Anda cetak dan yang tertera pada layar komputer yaitu : Formulir Registrasi Wajib Pajak, dan Surat Keterangan Terdaftar Sementara

  6. Lalu, tanda tangani formulir registrasi wajib pajak dan lengkapi dokumen setelah formulir registrasi wajib pajak dicetak. Sertakan pula berkas dokumen persyaratan yang telah Anda siapkan sebelumnya.

  7. Terakhir, kirimkan formulir registrasi wajib pajak ke KPP. Agar Anda tidak repot, Anda bisa scan dokumen Anda dengan mengunggahnya dalam bentuk soft file melalui aplikasi e-Registration.

 

Produk Lainnya

  • E-Registrasi OP Dan Badan

    E-Registrasi OP Dan Badan Formulir pendaftaran NPWP badan merupakan dokumen yang wajib Anda isi ketika Anda ingin membuat NPWP

    Selanjutnya →

  • E-Registrasi OP Karyawan

    E-Registrasi OP Karyawan dilansir dari kementrian keuangan e-registration merupakan sistem pendaftaran maupun perubahan data Wajib Pajak

    Selanjutnya →

  • Validasi Status Wajib Pajak

    Validasi Status Wajib Pajak merupakan wajib pajak sendiri atau badan, meliputi pembayar pajak, pemotong pajak, dan pemungut pajak

     Selanjutnya →

  • E-Filing

    e-Filing adalah suatu cara penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) secara elektronik yang dilakukan secara online dan real time.

    Selanjutnya →

  • E-Biling

    E-Biling atau disebut pembayaran tagihan elektronik merupakan sistem pembayaran pajak yang dilakukan secara elektronik.

    Selanjutnya →

  • E-Faktur

    E-Faktur adalah faktur pajak dalam berbentuk elektronik, e-faktur merupakan pajak yang dibuat melalui aplikasi atau sistem elektronik.

    Selanjutnya →

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •